From zero to where ever you want !
Begitulah aku memandang hidup. Semua berawal dari nol. Perjuangan yang dijalani akan menentukan apakah kita beranjak dari angka nol itu atau kita tetap berjalan di tempat. Hanya ritmenya saja yang berubah-ubah. Menipu setiap individu yang mengira dirinya telah melalui titik nol. Lagi-lagi hidup tak bisa digeneralisir. Beberapa orang beruntung tidak harus memulainya dari nol. Beberapa orang bodoh atau orang ‘tidak tahu’ dari golongan beruntung ini malah mundur ke titik minus satu dan sekian karena kehilangan gairah dan stimulus hidup karena merasa tidak berada di titik nol. Sehingga mereka malah kehilangan sense bahwa titik nol itu ada! Bahwa hidup itu harus diperjuangkan.
Garis hidup memang telah ditakdirkan oleh sang Arsitek Agung. Namun ada janji yang telah tertulis bahwa nasib tidak akan berubah kecuali kita yang mengubahnya sendiri. Dan janji itu memang dipegang teguh olehNya. Bisa kita lihat sebuah keadilan ditegakkan oleh Nya tanpa pandang bulu kepada mereka yang rela bekerja keras siapapun yang disembahnya. Tolehkan saja kepala ke kanan dan ke kiri. Lihat dan hitung jumlah orang yang sukses karena kerja kerasnya. Apapun kepercayaan mereka. Inilah bukti bahwa Dia adalah Tuhan yang hakiki bagi semua makhluk di dunia.
Jadi memang sengak melihat orang yang hanya mengandalkan komat kamit di mulutnya saja memohon durian runtuh tanpa mau memaksimalkan seluruh karunia Tuhan yang telah diberikan kepadanya melalui jiwa dan raganya. Sikap menerima apa yang terjadi padanya baik maupun buruk disertai ucapan ‘semua sudah ditakdirkanNya’ adalah contoh sikap yang membawa negeri ini yah..seperti yang kita lihat hari ini. Seandainya saja perpaduan kepercayaan ini digabungkan dengan tekad dan kerja keras niscaya Tuhan akan memberikan ‘takdir’ yang berbeda! Sayangnya banyak yang melihat apa yang terjadi di sekitar kita sekarang ini adalah sesuatu yang telah dituliskan sebelum dunia ini diciptakan. Banyak yang tak belajar dari pengalaman dan kesalahan masa lalu. Dan menjalani hidup ‘apa adanya’.
Perubahan itu mungkin! Perubahan itu ada! Perubahan itu telah dijanjikan!Namun janji tidak akan kita raih bila kita diam ditempat atau hanya berimajinasi. Janji itu harus kita jemput. Kesempatan harus dicari. Perubahan harus diperjuangkan!
Aku pernah menyaksikan sendiri bagaimana seseorang berusaha sampai limit nya. Padahal ia tak berTuhan. Ia hanya mengandalkan dirinya –atau itulah yang ia yakini-. Dan aku melihat dengan mata kepalaku sendiri kesuksesan manis yang ia rengkuh pada akhirnya. Itu adalah buah kerja kerasnya yang dilakukannya hari demi hari melalui proses dan godaan rasa bosan serta lelah.
Sayangnya tak semua orang seperti dirinya.
Emosi, otak, otot dan segala kelebihan yang telah diberikanNya untuk memuliakan manusia ini kadang dihambur-hamburkan begitu saja melewati detik-detik masaNya yang tidak bisa diulang. ‘Demi waktu !’ sabdaNya. Negeri ini mungkin lebih akrab dengan kalimat itu tetapi akrab di telinga dan berhenti di mulut! Tangan dan kaki entah kemana selama ini digerakkan. Mabuk oleh zona nyaman yang memanjakan telah membuai kita dalam area rutinitas yang mematikan sumber daya kita sedikit demi sedikit. Yang tersisa adalah ketakutan yang maha besar untuk berubah dan meninggalkan zona nyamannya.
Iman kepadaNya tidak boleh berhenti hanya pada titik hubungan langit dan bumi. Ia harus diteruskan kepada apa yang ada di sekitar kita, kanan dan kiri , atas dan bawah. Terlebih bagi pemeluk agama kaffah yang menyentuh segala bidang dan yang meyakini rahmatan lil alamin bukan hanya sekedar kata-kata saja.
March 12th, 2008 at 8:48 pm
Sekedar nanya aja, kenapa harus berwal dari nol? tidak berakhir menuju titik nol? Seperti mengapa ketika kita lahir, umur kita dihitung dari nol ke satu dst, tidak dari X menuju nol, dimana nol adalah akhir dari hidup kita?
Lalu, apa itu nol? adakah nol itu di kehidupan nyata? seperti apa wujudnya?
March 26th, 2008 at 9:06 pm
Aku memaknainya nol krn mengibaratkan diriku ini pada awalnya belum tahu apa2, baru mengenal dunia dan segala isinya.
I just simply start my own lifetime education and learning process.Long and winding road ahead till the end..from zero to wherever i want:)
So, you could define it …from ‘zero’ then become a hero..or from millions back to ‘zero’..
-life is a choice-